Mimpi Apa Ya, Semalam?

Mimpi bukan hal yang asing bagi kita. Terkadang, saking serunya bermimpi, kita terbangun dengan perasaan bingung. Perlu waktu beberapa m enit untuk mengingat-ingat mimpi yang baru saja berlalu. Sesudah itu, kita kerap melupakannya begitu saja. Bukankah mimpi hanyalah bunga tidur?

Itu anggapan dulu. Kini, penelitian telah membuktikan bahwa mimpi dapat membantu kita mengurangi stres, menyembuhkan trauma, membuat tidur lebih nyenyak. Plus, membuat kita terbangun dengan lebih bahagia dan menjawab pertanyaan yang selama ini tak terjawab dan menjadi beban pikiran. Tak cuma itu, menurut Dr. Andreas Prasadja, RPSGT, sleep technologist dari Sleep Disorder Clinic, RS Mitra Kemayoran, tidur juga bermanfaat untuk memperbaiki sel-sel tubuh yang rusak.

Mengapa mimpi bisa berkekuatan sehebat itu? Sigmund Freud, ahli psikoanalisis dari Austria, menyatakan bahwa mimpi merupakan pesan bawah sadar yang sesungguhnya berisi keinginan dan emosi terpendam kita. Hal yang sama dinyatakan oleh para ahli psikoterapi, di antaranya adalah Robert Hoss, pengarang buku Dream Language, dan Dra. Tieneke S., Ms., Ed., M.Fil., A. ANDR, mantan dosen di Fakultas Psikologi Universitas Indonesia. Ingin memaksimalkan manfaat mimpi untuk kesehatan mental yang lebih baik? Simak tip-tip para pakar di bawah ini.

Bangun dengan perlahan. Kita cenderung melupakan jalan cerita mimpi hingga 50%-90%. Namun, sebenarnya kita bisa berlatih untuk mengingatnya kembali. Berbaringlah dengan mata tertutup sesaat setelah bangun. Cobalah berkonsentrasi terhadap mimpi yang baru saja berlalu. Kita juga bisa menggunakan jurnal mimpi, yang berisi catatan atau rekaman untuk mendokumentasikan semua mimpi. Segera catat semua isi mimpi saat bangun, lalu baca kembali di saat waktu senggang. Cobalah untuk menghubungkan mimpi dengan kehidupan yang sedang kita jalani sekarang.

Jangan artikan secara harafiah. Jika kita bermimpi mencium sepupu yang sudah beristri, itu bukan berarti kita ingin mengkhianati istrinya. Biasanya, rasa takut dan cemas akan mendatangkan mimpi berupa hewan-hewan atau mahluk yang menakutkan. Mimpi juga bersifat personal dan menyimpan pesan-pesan tersendiri bagi setiap orang. Bahkan, masing-masing kebudayaan memiliki tafsirnya sendiri-sendiri. Meski begitu, jangan terlalu terpatok kepada buku-buku tafsir itu. Mimpi dapat ditafsirkan secara bebas, sesuai kondisi biologis, psikologis, dan spiritual kita.

Jangan takut bermimpi. Mimpi yang berulang cenderung terjadi pada orang-orang yang mengalami pengalaman traumatis. Terkadang, di dalam mimpi, kita menjadi orang yang pemberani dan bisa mengontrol situasi. Padahal, kenyataannya tidak demikian. Mengapa bisa terjadi seperti itu? Sebab, mimpi merupakan refleksi keinginan terpendam kita. Apabila kita sering ketakutan, mungkin saja bermimpi menjadi orang yang pemberani. "Mimpi seperti itu biasa digunakan para ahli terapi untuk menyembuhkan tekanan mental," ujar Don Kuiken, Ph.D, ketua penelitian dari University of Alberta, Kanada.

Rasakan emosinya. Perasaan yang kita alami sebelum pergi tidur, tak jarang terbawa hingga ke alam mimpi. Kemudian, diterjemahkan menjadi karakter-karakter tertentu. Contohnya, ketika kita bermimpi melihat sebuah mobil sport. Cobalah telusuri apa arti mobil itu bagi kita. Bagaimana jika kita adalah mobil itu? Kaitkan dengan aspek-aspek kehidupan kita. Interpretasinya bisa begini: mungkin kita sedang dikejar deadline, karena mobil sport bisa dilambangkan dengan keinginan untuk melesat cepat. Jika mobilnya berwarna terang, bisa diartikan sebagai keinginan terpendam untuk menjadi pusat perhatian.

Jadikan sebagai solusi. Saat tidur, emosi kita berada pada titik nol. Itu yang membuat pikiran lebih jernih dan rileks. Otak pun lebih bisa memproses segala informasi yang masuk. "Ini yang membuat kita terbangun di pagi hari dan merasa sudah tahu jawaban atas suatu masalah. Jadi, jangan ragu untuk mengingat sejenak masalah yang sedang kita hadapi sebelum tidur. Biarkan mimpi mencarikan jalan keluarnya," papar Dr. Andreas.

Kegiatan mengingat masalah sebelum tidur, juga dapat mendorong imajinasi sebelum berkarya. Sudah banyak seniman yang menghasilkan karya-karya luar biasa melalui mimpi. Contohnya, Salvador Dali (1904-1989), pelukis terkenal aliran surealis. Sebagian besar tema lukisannya didapat dari mimpi. Begitu pun dengan Paul McCartney. Lagu Yesterday yang terkenal itu adalah hasil mimpinya.

Rencanakan tindakan selanjutnya. "Setelah kita tahu jalan keluar suatu masalah, jadikan itu sebagai panduan untuk mengambil tindakan selanjutnya," saran Robert Hoss. Namun, kalau mimpi tak memberikan solusi atau justru berakhir buruk, ceritakanlah isi mimpi kepada teman, pembimbing spiritual, atau psikolog. Mereka bisa melihatnya dari sudut pandang berbeda. Pertimbangkan apakah solusi itu dapat diterapkan dalam kenyataan. Merefleksikan mimpi dengan cermat, juga dapat membantu kita lebih mengenal diri sendiri. Selamat bermimpi!

SUMBER

Movie Review : Race To Witch Mountain

Jack Bruno (Dwayne 'The Rock' Johnson) adalah seorang mantan pembalap jalanan dan kriminal yang telah bertobat, ingin hidup normal, dan sekarang menjadi seorang supir taksi biasa. Hidupnya berubah setelah taksinya dinaiki oleh sepasang anak muda bernama Sara (AnnaSophia Robb) dan Seth (Alexander Ludwig). Mereka memberi sejumlah besar uang kepada Jack dan meminta untuk diantar ke sebuah rumah di kota terpencil.

Saat di tengah perjalanan, mereka dikejar oleh sekumpulan agen rahasia pemerintah. Beruntung dengan kelihaian Jack, mereka berhasil lolos. Sesampainya di rumah tersebut, Jack yang penasaran mengikuti mereka masuk ke dalam rumah. Di rumah tersebut mereka mencari sebuah pintu yang ternyata adalah pintu lemari es yang terhubung ke suatu tempat penuh tumbuhan dan benda mirip batang lunak dan berkilauan. Dari salah satu batang tersebut, Sara mengambil sebuah alat. Tiba-tiba mereka diserang oleh makhluk berbaju zirah besi yang mulai menembaki mereka dan menghancurkan tempat tersebut. Sampai di luar mereka juga masih dikejar oleh makhluk tersebut yang menaiki semacam piring terbang. Setelah berhasil lolos, Jack meminta penjelasan dari Sara dan Seth.

Ternyata Sara dan Seth adalah manusia dari planet lain yang hampir hancur karena kekurangan oksigen. Mereka datang ke bumi karena ingin mempelajari bagaimana bumi bisa bertahan dan data-data yang mereka dapatkan untuk menolong planet mereka terdapat dalam alat yang diambil Sara tadi. Bila mereka tidak mengantarkan alat itu kembali, maka bumi akan diserang oleh pasukan dari planet mereka untuk diambil alih. Di planet Sara dan Seth sendiri ada pihak-pihak yang memilih untuk menginvasi bumi dibanding menyelamatkan planet mereka. Karena itu mereka mengirim Siphon (makhluk berbaju zirah tadi) untuk mencegah Sara dan Seth pulang. Jack lalu pergi menemui Alex Friedman (Carla Gugino) untuk membantu mereka. Alex yang awalnya tidak percaya menjadi percaya setelah melihat kemampuan Sara dan Seth.

Dengan beberapa petunjuk tambahan, mereka pergi ke Witch Mountain, tempat yang diyakini menyimpan pesawat milik Sara dan Seth.Saat tiba di Witch Mountain, mereka tertangkap oleh penjaga. Sara dan Seth ditangkap dan dibawa untuk diteliti sementara Jack dan Alex dikawal untuk pergi. Setelah berhasil membebaskan diri dari kawalan, mereka lalu kembali masuk ke tempat itu dan mencari Sara dah Seth. Tak lama setelah tertangkapnya Sara dan Seth, Siphon kembali datang dan menghancurkan tempat penelitian tersebut. Momen itu dimanfaatkan Jack untuk membebaskan Sara dan Seth. Mereka berhasil menemukan pesawatnya dan membawanya pergi. Siphon berhasil masuk ke dalam pesawat tetapi kemudian berhasil dihancurkan oleh Jack dan Seth. Sebelum pulang, Sara memberi Jack sebuah alat agar Sara dan Seth bisa selalu menemukan Jack bila mereka datang kembali.

Pembahasan...tema film ini memang biasa saja, dan sayangnya setelah trailer yang begitu menawan, film ini tampaknya kurang berhasil di bioskop-bioskop Jakarta. Iklan premierenya pun masih lebih kecil dibanding film Knowing dan Fast & Furious. Akting The Rock juga sepertinya standar saja, bahkan tokoh yang lebih terlihat misterius dan sesuai adalah tokoh Sara dan Seth. Yaaa..setidaknya buat para cewek bakal lebih histeris melihat wajah Seth yang imut dan mengena di hati itu. Kya kyaaaaaa....

Movie Review : Monsters VS Aliens

Film animasi ini menampilkan pertarungan antara monster melawan alien yang ingin menguasai bumi. Meskipun Susan Murphy (voice : Reese Witherspoon) termasuk dalam tim monster tersebut, awalnya ia bukanlah seorang monster. Susan adalah seorang wanita biasa yang berbahagia karena akan menikah dengan Derek Dietl (voice: Paul Rudd). Malang, saat menunggu pemberkatan pernikahannya, Susan kejatuhan meteor berwarna hijau yang mengandung quantonium. Tak lama setelah itu, tubuhnya membesar menjadi raksasa dan menjadi tangkapan organisasi rahasia AS, diisolasi dalam sebuah ruangan besar yang tak dikenalnya.

Ternyata dalam ruangan tersebut Susan tak sendiri. Di sana juga terdapat 4 makhluk 'tak biasa' lainnya. Ada The Missink Link (voice: Will Arnett) manusia ikan dari zaman es, Dr. Cockroach, Ph.D (voice: Hugh Laurie) 'seorang' profesor yang mengagumi kecoa yang ga bisa mati-mati dan menggabungkan tubuhnya dengan binatang pujaannya itu, B.O.B - Bicarbonate Ostylezene Benzonate (voice: Seth Rogen) hasil percobaan dari tomat yang terlalu lembek, dan Insectosaurus (voice: Conrad Vernon) kepik yang terkena sinar radiasi dan tumbuh jadi super sangat besar. Mereka hasil tangkapan organisasi rahasia pimpinan Jendral Monger (voice: Kiefer Sutherland) yang telah disembunyikan bertahun-tahun. Mereka akhirnya bisa keluar dan tampil setelah bumi kedatangan robot alien kiriman Gallaxhar (voice: Rainn Wilson) yang mencari quantonium yang jatuh ke bumi.

Terjadi pertarungan antara kelima monster dan robot alien ini,khususnya antara Susan dan si robot. Pertarungan berlanjut ke jembatan Golden Bridge. Mereka juga harus menyelamatkan orang-orang yang berada di jembatan tersebut.Setelah berhasil mematikan robot alien, Susan menjadi lebih percaya diri akan kehebatan kekuatan barunya. Ia lalu kembali ke kotanya dan menemui Derek untuk menceritakan kehebatannya. Tetapi yang terjadi Derek malah menolak berhubungan lagi dengan Susan. Susan yang sedang bersedih lalu dihibur oleh keempat teman monsternya. Saat tengah bangkit dari masa lalunya dan kembali ceria, Susan ditarik ke dalam pesawat alien Gallaxhar. Gallaxhar ternyata adalah alien yang telah menghancurkan planetnya sendiri. Ia membutuhkan kekuatan quantonium untuk membentuk pasukan dari kloning dirinya sendiri dan akan menggunakannya untuk mengambil alih bumi. Susan yang telah diambil kekuatannya kembali menjadi wanita berukuran normal kembali. Teman-temannya yang datang menyelamatkannya malah terjebak dalam pesawat yang, secara tak sengaja, akan hancur tersebut. Saat ada kesempatan, Susan segera mengambil kekuatan quantonium dan kembali menjadi raksasa lalu pergi bersama teman-temannya sebelum pesawat itu hancur.

Pembahasan...ada 1 tokoh yang muncul di film ini tapi tidak saya bahas di atas karena porsinya di film itu memang tidak penting dan membuat konyol dirinya sendiri. tokoh itu adalah sang Presiden AS, Presiden Hathaway (voice: Stephen Colbert). Presiden ini membuat 2 buah tombol berukuran besar dan bersebelahan. Satu tombol untuk meluncurkan nuklir, dan 1 tombol lagi untuk...mengucurkan kopi. Film ini memang tampaknya ingin 'menyentil' kita, misalnya saat The Missink Link keluar ke daratan setelah lama dikurung, ia lalu berkata,"is it getting hotter in here than a few years ago?" (kira2 gitu deh..) lalu ia menjawab, "oh, it's a convenient truth!".

Sebagai info tambahan, saya menonton film ini dengan versi 3D-nya dan sebelum film ini dimulai sempat ditampilkan 3 film animasi lainnya. Ketiga film tersebut juga akan diputar dalam format 3D. Salah satunya adalah Up, film garapan Disney dan Pixar yang juga pembuat Ratatouille dan Wall-E dimana kedua film tersebut merebut piala Oscar untuk film animasi terbaik. Jadi saya rasa film tersebut akan menjadi film animasi berikutnya yang patut kita tunggu. Selain itu masih banyak film 3D Disney Pixar yang akan diputar seperti remake Toy Story dan Toy Story 2, Toy Story 3, Rapunzel, Cars 2. Semoga saja nanti harga pemutaran film 3D sudah ga dimahalin lagi dibanding film animasi non-3D. Hehe...

Movie Review : Shinjuku Incident

Film yang diproduseri dan dibintangi oleh Jackie Chan ini bersetting di China dan Jepang dimana Jackie Chan menjadi salah satu imigran gelap China yang datang ke Jepang. Ia bermaksud menyusul kekasihnya yang dikabarkan hilang di Jepang.


Jackie Chan pun bekerja macam-macam, mulai dari pemisah sampah di TPA, pembersih selokan, penjual kartu telepon palsu, sampai ia menjadi pembunuh bagi pimpinan salah satu kelompok yakuza di Jepang. Secara kebetulan istri dari yakuza ini adalah kekasih lama Jackie Chan. Ia diminta untuk membunuh pimpinan yakuza yang lain agar dapat menguasai Shinjuku sepenuhnya. Sebagai imbalan, Chan minta agar ia dan teman-temannya diberikan daerah kekuasaan dan status resmi warga Jepang. Setelah mendapatkan semua itu, Jackie Chan lantas menyerahkan usaha tokonya pada teman-temannya. Sedangkan ia dan kekasih barunya pergi membuka usaha lain.

Saat sedang sukses-suksesnya, Chan mendapat kabar bahwa teman-teman lamanya ternyata terlibat kembali pada si yakuza dan menjual narkoba. Ia pun kembali untuk menasehati teman-temannya. Ternyata mereka sudah berubah dan tak lagi menghormati Chan. Di saat yang sama, kelompok yakuza lain juga mengincar mereka. Terjadilah baku hantam besar-besaran. Banyak orang tewas mengenaskan dan luka parah. Chan sendiri sempat berhasil melarikan diri tetapi kemudian tertangkap dan mendapat sejumlah luka hingga ia tak sanggup lagi untuk bertahan.

Pembahasan...film ini seluruhnya menggunakan bahasa mandarin dan bahasa Jepang, sehingga hasil teks terjemahannya pun kadang kurang pas. Praktis, saya jadi kurang mengerti berbagai permasalahan yang terjadi di film tersebut. Film ini sendiri banyak memuat adegan berdarah dan sadis secara eksplisit sampai-sampai kabarnya film ini dilarang diputar di China. Tapi bagaimanapun masih ada pesan yang bisa diambil dari film ini, yaitu hal apapun yang dimulai dengan tidak benar pasti akan menghasilkan sesuatu yang tidak baik pula. Tidak ada gunanya kita memperjuangkan sesuatu dengan cara yang tidak benar, karena hasilnya adalah hal yang buruk pula dan akan menghancurkan diri kita sendiri.